Gaspol Kaderisasi di Alam Terbuka, PMII UPG Siapkan Generasi Kritis dan Solutif Lewat MAPABA II

Kilas Banten
21 Des 2025 17:30
Serang 0
3 menit membaca

Ia menegaskan bahwa MAPABA bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan fondasi awal dalam perjalanan panjang seorang anggota PMII.

“MAPABA adalah gerbang awal untuk menjadi kader PMII sejati. Ikuti prosesnya dengan sungguh-sungguh, pahami tujuannya, dan jadikan ini sebagai langkah awal perjuangan kalian,” ujar Ahmad Asmawi, Minggu, 21 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa kaderisasi di PMII menuntut komitmen dan konsistensi. Menurutnya, organisasi tidak hanya bertujuan mencetak kader yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan sosial yang kuat terhadap persoalan umat dan bangsa.

Pesan serupa disampaikan Ketua Komisariat PMII Universitas Primagraha, Revany Samtiarico. Ia menilai bahwa organisasi mahasiswa seperti PMII menyediakan ruang pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di bangku perkuliahan.

“Perubahan besar akan kalian rasakan ketika konsisten dan total berproses di PMII. Banyak ilmu organisasi yang tidak kalian dapatkan di kelas,” kata Revany.

Selama dua hari kegiatan, peserta MAPABA II mengikuti serangkaian materi dasar keorganisasian. Materi tersebut meliputi pengenalan PMII, nilai dasar pergerakan, wawasan keislaman, serta pemahaman kebangsaan. Seluruh materi disampaikan secara interaktif agar peserta dapat terlibat aktif dalam setiap sesi.

Baca Juga  Perda Sampah 2019 Dianggap Tak Lagi Mampu Menjawab Zaman, Fraksi PAN Cs DPRD Kabupaten Serang Dorong Reformasi Total

Selain materi kelas, panitia juga merancang diskusi kelompok dan dinamika lapangan. Metode ini bertujuan melatih kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi peserta. Proses tersebut diharapkan mampu membentuk karakter kader yang tangguh dan siap menghadapi tantangan gerakan mahasiswa di masa depan.