“Anak-anak muda di Kota Serang, meski budaya nongkrongnya kuat, tetap bisa diarahkan agar santun. Itu bagian dari gerakan kami,” kata Asep.
Ia memaparkan konsep ruang kreatif yang memadukan seni, musik, dan aktivitas ekonomi rakyat. Menurutnya, pendekatan ini mampu menghidupkan UMKM sekaligus menjadi media ekspresi positif bagi pemuda.
“Seperti di Jogja, ada musik live yang kreatif dan tetap menggerakkan UMKM. Itu produktif dan berdampak,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Asep menegaskan, ISNU siap menjadi penggagas dan penggerak program jika mendapat dukungan lintas sektor, termasuk dari Kemenhaj. Ia meyakini sinergi ini dapat memperkuat ekosistem keagamaan dan ekonomi masyarakat Kota Serang.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antara ISNU dan Kemenhaj Kota Serang. Kedua pihak sepakat membuka ruang kolaborasi lanjutan. Fokusnya meliputi peningkatan kualitas layanan haji, pembinaan pascahaji, pemberdayaan pemuda, serta penguatan UMKM sebagai basis ekonomi umat.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
















