May Day di Kabupaten Serang, Ada 5.000 Buruh Turun Gunung, Bupati Tegas Sikat Calo Kerja dan Bidik Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, hadir langsung di tengah massa buruh

i

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, hadir langsung di tengah massa buruh

KILAS BANTEN – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Serang berlangsung semarak dan tertib. Lebih dari 5.000 buruh dari berbagai federasi memadati Lapangan Samator di Kawasan Modern Cikande, Minggu, 3 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, isu investasi, perluasan lapangan kerja, hingga praktik calo tenaga kerja menjadi sorotan utama.

 

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, hadir langsung di tengah massa buruh. Ia menilai peringatan May Day tahun ini berjalan positif dan memberikan dampak baik bagi daerah. Menurutnya, suasana yang kondusif akan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Serang.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini suatu hal yang luar biasa. May Day dilaksanakan dengan cara yang positif dan kondusif. Ini penting untuk menjaga iklim investasi di Kabupaten Serang,” ujar Ratu Zakiyah.

Baca Juga  Dinkes Kota Serang Sebut Puskesmas di Kota Madani Gencarkan Cek Kesehatan Gratis, Temuan Terbanyak Hipertensi

 

Ia menegaskan, investasi memiliki peran besar dalam membuka peluang kerja baru. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong pertumbuhan investasi agar mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal.

 

“Ke depan, kami ingin investasi terus meningkat. Dampaknya jelas, lapangan kerja akan terbuka lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

 

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons isu ketenagakerjaan.

 

Dalam kesempatan itu, Ratu Zakiyah juga menyoroti praktik pencaloan tenaga kerja yang masih terjadi. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Serang telah membentuk Satuan Tugas Pungutan Liar (Satgas Pungli) untuk memberantas praktik tersebut.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal
Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih
Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:00

May Day di Kabupaten Serang, Ada 5.000 Buruh Turun Gunung, Bupati Tegas Sikat Calo Kerja dan Bidik Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 07:55

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Berita Terbaru