May Day di Kabupaten Serang, Ada 5.000 Buruh Turun Gunung, Bupati Tegas Sikat Calo Kerja dan Bidik Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, hadir langsung di tengah massa buruh

i

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, hadir langsung di tengah massa buruh

 

Menurutnya, Satgas Pungli telah bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam melakukan penindakan. Sejumlah kasus bahkan sudah masuk tahap penyelidikan hingga penyidikan.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah ini sudah kami lakukan. Namun ke depan harus lebih masif agar praktik percaloan bisa ditekan, terutama di lingkungan perusahaan,” tegasnya.

 

Ia juga meminta masyarakat berperan aktif dalam memberantas praktik tersebut. Warga diminta tidak ragu melapor jika menemukan atau menjadi korban pungutan liar dalam proses rekrutmen kerja.

 

“Jika melihat atau mengalami pencaloan, segera laporkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan sejumlah aspirasi yang disampaikan buruh dalam peringatan May Day kali ini. Selain soal tenaga kerja, buruh juga menyoroti kondisi infrastruktur, khususnya jalan di kawasan industri.

Baca Juga  Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

 

“Para buruh mengeluhkan jalan yang gelap di kawasan industri, baik itu jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten. Selain itu, masalah calo tenaga kerja juga menjadi perhatian utama,” katanya.

 

Ia memastikan pemerintah provinsi akan menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut. Menurutnya, praktik percaloan tenaga kerja sudah berlangsung lama dan perlu penanganan serius.

 

“Insya Allah akan kami tindak lanjuti. Ini masalah yang sudah menahun. Pemprov Banten siap memberikan sanksi tegas,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Ketua Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang, Asep Saefullah, menyampaikan tiga tuntutan utama buruh. Pertama, evaluasi dan pengesahan peraturan daerah tentang ketenagakerjaan. Kedua, perbaikan infrastruktur. Ketiga, pemberantasan calo tenaga kerja.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal
Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih
Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:00

May Day di Kabupaten Serang, Ada 5.000 Buruh Turun Gunung, Bupati Tegas Sikat Calo Kerja dan Bidik Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 07:55

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Berita Terbaru