KILAS BANTEN – Masyarakat yang berdomisili di wilayah Serang dan Tangerang Raya diminta untuk ekstra waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
Peringatan ini menyusul prediksi cuaca ekstrem berupa potensi hujan badai dan angin kencang yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten pada Minggu 28 Desember 2025.
Kepolisian Daerah (Polda) Banten merespons cepat data BMKG tersebut dengan menerbitkan imbauan keselamatan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Plh. Kabidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, menyebutkan bahwa potensi angin kencang secara spesifik mengancam wilayah Kabupaten Serang bagian Barat dan Timur, Kota Cilegon, serta seluruh wilayah Tangerang, mulai dari Kabupaten, Kota, hingga Tangerang Selatan.
Selain ancaman angin kencang, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir juga diprediksi mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi warga yang berada di wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” ujar Meryadi dalam keterangan resminya.
Bahaya di Jalan Raya dan Pesisir
Kondisi cuaca buruk ini diperkirakan terjadi mulai siang hingga dini hari.
Bagi pengendara kendaraan bermotor, polisi mengingatkan untuk tidak memaksakan diri melaju jika jarak pandang terbatas akibat hujan lebat.
Meryadi juga menekankan larangan berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir karena risiko sambaran kilat dan pohon tumbang sangat tinggi.
Tak hanya di darat, bahaya juga mengintai wilayah perairan. BMKG mencatat adanya potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda bagian Barat, dan Perairan Selatan Lebak.
Penulis : Taman
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















