Kelangkaan plastik mendorong inovasi dan kreativitas. Produsen dan konsumen ditantang menemukan solusi baru, dari desain kemasan hingga sistem daur ulang, yang menjaga manfaat bagi manusia tanpa mengorbankan bumi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Akhirnya, krisis ini menjadi refleksi etis. Manusia dituntut memilih bahan yang memberi manfaat nyata dan meninggalkan jejak minimal bagi planet. Kelangkaan plastik bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan momentum untuk hidup lebih bijak, selaras dengan prinsip ecoteologi yang menegaskan tanggung jawab manusia terhadap alam.
*) Opini ini ditulis oleh M. Ishom el Saha, ditulis oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
**) Segala bentuk tanggungjawab atas tulisan tersebut adalah mutlak dari penulis bukan dari Redaksi Kilas Banten.
Penulis : Redaksi Kilas Banten
Editor : Redaksi Kilas Banten

















