Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah pembentukan Unit Layanan Disabilitas serta penyelenggaraan Job Fair khusus disabilitas.

Program ini ditujukan bagi penyandang tunawicara, tunanetra, tunadaksa, dan tunarungu di Kota Tangerang.
“Kami berharap para penyandang disabilitas tidak menyerah. Pemkot Tangerang terus menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan untuk memberikan kesempatan kepada mereka,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah Pemkot ini sejalan dengan semangat inklusivitas dan pengembangan SDM di Kota Tangerang.
Penyandang disabilitas tidak hanya diberikan akses, tetapi juga didukung agar bisa berkembang secara profesional di berbagai sektor.
Sofyan adalah bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, disabilitas tidak menjadi penghalang untuk meraih karier yang sukses.
Selain memberikan kesempatan kerja, Pemkot Tangerang terus mengedepankan kolaborasi dengan sektor swasta untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi pekerja disabilitas.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing dan memberdayakan masyarakat secara lebih luas.
Kebijakan inklusi yang diterapkan oleh Pemkot Tangerang, bersama dengan dukungan perusahaan, memungkinkan lebih banyak penyandang disabilitas membuktikan kompetensi mereka di dunia kerja.
Keberhasilan Sofyan juga menjadi cerminan bagaimana perusahaan bisa berkembang dengan mengadopsi praktik inklusif.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















