KILAS BANTEN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang tahun 2025 kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PKS, Supiyanto, menilai capaian PAD masih perlu dievaluasi secara menyeluruh. Fokus utama evaluasi tertuju pada sektor retribusi parkir dan pengelolaan potensi wisata pantai.
Supiyanto mengungkapkan, dari sisi persentase, realisasi pendapatan parkir sebenarnya menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hingga Januari 2026, capaian sektor parkir telah melampaui angka 75 persen. Meski demikian, ia mempertanyakan apakah target yang dipasang sejak awal sudah mencerminkan potensi riil di lapangan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kita lihat realisasinya, parkir sudah di atas 75 persen. Tapi pertanyaannya, apakah target yang ditetapkan itu memang sudah optimal atau justru terlalu rendah,” ujar Supiyanto, ditulis Kamis, 22 Januari 2026.
Menurut dia, karakter wilayah Kabupaten Serang sangat memengaruhi besaran pendapatan parkir. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Kota Serang yang memiliki aktivitas ekonomi lebih padat dan kantong parkir yang lebih besar.
“Kabupaten Serang berbeda dengan Kota Serang. Di kota ada pasar, pusat perbelanjaan, dan titik keramaian lain. Di Kabupaten Serang, kantong parkirnya tidak sebesar itu,” kata Supiyanto.
Meski begitu, ia menegaskan Kabupaten Serang tetap memiliki potensi parkir yang bisa digali lebih maksimal. Salah satu wilayah yang disebut menyimpan peluang besar adalah kawasan wisata pantai, khususnya di Anyer.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















