PAD Kabupaten Serang Jadi Sorotan DPRD, Potensi Parkir Anyer hingga Wisata Pantai Dinilai Masih Bocor

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Serang Supiyanto saat menyampaikan pandangan terkait evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

i

Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Serang Supiyanto saat menyampaikan pandangan terkait evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

KILAS BANTEN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang tahun 2025 kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PKS, Supiyanto, menilai capaian PAD masih perlu dievaluasi secara menyeluruh. Fokus utama evaluasi tertuju pada sektor retribusi parkir dan pengelolaan potensi wisata pantai.

 

Supiyanto mengungkapkan, dari sisi persentase, realisasi pendapatan parkir sebenarnya menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hingga Januari 2026, capaian sektor parkir telah melampaui angka 75 persen. Meski demikian, ia mempertanyakan apakah target yang dipasang sejak awal sudah mencerminkan potensi riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau kita lihat realisasinya, parkir sudah di atas 75 persen. Tapi pertanyaannya, apakah target yang ditetapkan itu memang sudah optimal atau justru terlalu rendah,” ujar Supiyanto, ditulis Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga  Bahas Raperda Lingkungan dan Sampah, Dewan Eki Baihaki Pastikan DPRD Kabupaten Serang Kawal demi Solusi Nyata

 

Menurut dia, karakter wilayah Kabupaten Serang sangat memengaruhi besaran pendapatan parkir. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Kota Serang yang memiliki aktivitas ekonomi lebih padat dan kantong parkir yang lebih besar.

 

“Kabupaten Serang berbeda dengan Kota Serang. Di kota ada pasar, pusat perbelanjaan, dan titik keramaian lain. Di Kabupaten Serang, kantong parkirnya tidak sebesar itu,” kata Supiyanto.

 

Meski begitu, ia menegaskan Kabupaten Serang tetap memiliki potensi parkir yang bisa digali lebih maksimal. Salah satu wilayah yang disebut menyimpan peluang besar adalah kawasan wisata pantai, khususnya di Anyer.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
DPRD Kabupaten Serang menilai capaian PAD 2025 belum optimal. Sektor parkir dan wisata pantai, khususnya Anyer, disebut masih menyimpan potensi besar yang belum tergarap maksimal.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru