KILAS BANTEN – Gelombang wisatawan memadati kawasan pantai Anyer–Cinangka, Kabupaten Serang, menjelang libur panjang. Lonjakan pengunjung yang terjadi sejak akhir pekan membuat arus lalu lintas di jalur utama Cilegon–Anyer tersendat. Petugas terpaksa menerapkan sistem buka tutup di sejumlah titik untuk mengurai kemacetan.
Data sementara dari petugas gabungan hingga Senin, 23 Maret 2026, menunjukkan jumlah wisatawan mencapai sekitar 68.500 orang. Angka ini diperkirakan terus bertambah karena puncak libur belum berakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung pada peningkatan volume kendaraan menuju kawasan wisata pesisir tersebut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kemacetan terparah terjadi di beberapa titik strategis. Di antaranya Simpang Tiga Teneng di Kecamatan Cinangka, Pasar Anyer, serta kawasan Karang Bolong. Pada jam sibuk, terutama siang hingga sore hari, antrean kendaraan mengular panjang. Petugas dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan TNI terlihat berjaga untuk mengatur arus lalu lintas secara situasional.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Serang, Anas Dwisatya, menyebut lonjakan wisatawan sebagai indikasi positif bagi sektor pariwisata daerah. Meski demikian, ia menegaskan pengaturan lalu lintas tetap menjadi prioritas demi keselamatan bersama.
“Peningkatan jumlah wisatawan ke Anyer dan Cinangka cukup signifikan. Sistem buka tutup kami terapkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan. Wisatawan tidak perlu khawatir, perjalanan tetap bisa aman,” kata Anas, Selasa, 24 Maret 2026.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















