KILAS BANTEN – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Curugbitung melakukan langkah strategis untuk menjamin kualitas layanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Unit layanan yang berpusat di Kampung Candi, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak ini melibatkan tenaga ahli gizi profesional dan juru masak berpengalaman dalam operasional dapur umum.
Kepala SPPG Curugbitung, Rafli Darmawan, menegaskan bahwa pelibatan tenaga profesional tersebut merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan standar pelayanan terbaik.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pengawasan dilakukan secara ketat, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga penghitungan nilai gizi pada setiap porsi yang didistribusikan kepada siswa.
“Kami berkomitmen agar pelayanan berjalan optimal. Oleh karena itu, tim dapur kami dibantu oleh ahli gizi dan chef (juru masak) yang kompeten,” katanya.
“Tujuannya agar menu yang disajikan benar-benar memenuhi standar empat sehat lima sempurna,” ujar Rafli Darmawan, Jumat 23 Januari 2026.
Rafli menjelaskan, peran ahli gizi sangat vital untuk memastikan asupan nutrisi yang diterima para penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Sementara itu, kehadiran juru masak profesional bertugas mengkreasikan menu agar tidak monoton, memiliki cita rasa yang lezat, serta menarik minat makan anak-anak.
“Fokus kami tidak hanya sekadar makanan itu bergizi, tetapi juga harus variatif dan enak dikonsumsi. Kami ingin anak-anak menyukai makanan yang kami sajikan,” tambahnya.
Langkah profesionalisme yang diterapkan SPPG Curugbitung ini selaras dengan instruksi Presiden Republik Indonesia dalam rangka mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Taman
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















