Sekolah Jadi Garda Terdepan Selamatkan Lingkungan, Pemkot Tangerang Luncurkan Lomba PRLH 2026

Kilas Banten
10 Jun 2026 06:00
3 menit membaca

 

Menurutnya, kebiasaan menjaga lingkungan tidak cukup diterapkan di sekolah. Nilai-nilai tersebut harus terus dijalankan di rumah agar menjadi bagian dari gaya hidup yang berkelanjutan.

 

“Budaya menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Apa yang dipelajari anak-anak di sekolah perlu mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat sehingga bisa menjadi kebiasaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Sebagai langkah konkret memperkuat implementasi pendidikan lingkungan, Pemkot Tangerang juga menggelar Lomba PRLH Antar Sekolah Adiwiyata Mandiri yang akan berlangsung pada 22 hingga 25 Juni 2026.

Baca Juga  Cuaca Kota Tangerang Mendadak Berubah Ekstrem, BPBD Siaga 24 Jam, Warga Diminta Waspadai Hujan hingga Udara Kabur

 

Kompetisi ini dirancang untuk mendorong sekolah menghadirkan berbagai aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Penilaian akan dilakukan berdasarkan lima indikator utama, yaitu kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, pelestarian keanekaragaman hayati, penghematan penggunaan air, serta efisiensi energi.

 

Melalui lomba tersebut, sekolah didorong untuk tidak hanya memahami konsep pelestarian lingkungan secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Berbagai inovasi dan program kreatif yang lahir dari sekolah diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

 

Sachrudin menegaskan bahwa Program Adiwiyata dan PRLH merupakan dua instrumen yang saling melengkapi dalam membangun kesadaran lingkungan. Program Adiwiyata berfungsi sebagai sarana pembinaan, sementara PRLH menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai yang telah diajarkan.