Tragis, Pemuda Tenggelam di Galian C Cidongklang, Mancak, Serang, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Bekas Galian C di Mancak, Serang.

i

Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Bekas Galian C di Mancak, Serang.

KILAS BANTEN – Tim SAR Banten berhasil menemukan Ahmad Jupri, seorang pemuda berusia 26 tahun yang tenggelam di Galian C Cidongklang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada malam hari, setelah sebelumnya hilang saat mencuci motor di lokasi kejadian.

Insiden ini terjadi pada pukul 17.00 WIB saat Ahmad mencuci motornya di tepi galian.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 17.30 WIB, warga menemukan motor korban di tepi galian tanpa keberadaan Ahmad.

Warga segera melakukan pencarian, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga malam tiba.

Tim SAR Dikerahkan dengan Peralatan Lengkap
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengatakan satu tim penyelamat segera dikerahkan setelah menerima laporan pada pukul 20.00 WIB.

Baca Juga  UIN SMH Banten Perkuat Sinergi dengan Pemkot Serang, Siap Dorong Pembangunan dan SDM Daerah

“Satu tim rescue diberangkatkan dengan membawa perahu karet dan alat selam untuk mendukung proses pencarian korban,” jelasnya.

Pada pukul 20.50 WIB, dua penyelam dari tim SAR turun ke lokasi untuk melakukan pencarian di bawah air.

Setelah 30 menit, korban ditemukan pada pukul 21.20 WIB di kedalaman 3 meter dan jarak 20 meter dari lokasi awal ia terlihat terakhir kali.

Setelah ditemukan, jenazah Ahmad segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk proses lebih lanjut.

Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian yang berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan dari warga sekitar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan, terutama di area galian yang rawan terjadi kecelakaan.

Tim SAR Banten mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas berisiko di lokasi serupa.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silaturrahim Alumni Al Fathaniyah: Buka Bersama, Saresehan, dan Berbagi Takjil Ramdan 2026
Reses Dewan Desi Ferawati Serap Aspirasi Warga di Kramatwatu, Soroti Puskesmas Desa yang Vakum
Gagasan Puskesmas Terapung dari Ahmad Muhibbin Sabet Ekbispar Award 2026, Perjuangkan Layanan Kesehatan untuk Warga Kepulauan
Gemuruh Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, FKUB Kota Serang Tancap Gas Perkuat Toleransi Banten
Cap Go Meh 2577/2026 Menggema di Vihara Metta Serang, FKUB Turun Langsung, Pesan Toleransi Kian Menguat
Dewan Muhibbin Pastikan Jalan Kampung Baru Tirtayasa dan Jembatan Mekarsari Dibangun 2026
Guru di Kabupaten Serang Resah Dugaan Intimidasi, Direktur LBH PKC PMII Banten Tegaskan Siap Pasang Badan
Anggota DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas Serap Aspirasi Warga di Said Muncang Kragilan, Fokus pada Perbaikan Jalan dan Penerangan

Berita Terkait

-

Silaturrahim Alumni Al Fathaniyah: Buka Bersama, Saresehan, dan Berbagi Takjil Ramdan 2026

-

Reses Dewan Desi Ferawati Serap Aspirasi Warga di Kramatwatu, Soroti Puskesmas Desa yang Vakum

-

Gagasan Puskesmas Terapung dari Ahmad Muhibbin Sabet Ekbispar Award 2026, Perjuangkan Layanan Kesehatan untuk Warga Kepulauan

-

Gemuruh Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, FKUB Kota Serang Tancap Gas Perkuat Toleransi Banten

-

Dewan Muhibbin Pastikan Jalan Kampung Baru Tirtayasa dan Jembatan Mekarsari Dibangun 2026

Berita Terbaru