MIRIS, Anak Muda Kota Serang Malu Pakai Bahasa Daerah, Wakil Walikota Turun Tangan, Siapkan Gebrakan Ini

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia

i

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia

KILAS BANTEN – Fenomena anak muda yang mulai ragu bahkan malu menggunakan bahasa daerahnya sendiri menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Untuk mengatasi hal ini, Pemkot menyiapkan gebrakan untuk melestarikan dan membangkitkan kembali kebanggaan terhadap bahasa Jawa Banten.

Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan pemerintah akan mendorong pelestarian bahasa ibu ini melalui dua jalur utama yakni kurikulum pendidikan formal dan festival budaya yang digelar secara rutin.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil untuk menanamkan kembali rasa cinta dan percaya diri di kalangan generasi muda terhadap identitas lokal mereka.

“Ini adalah bahasa ibu. Sangat penting untuk membangun karakter, khususnya karakter warga Kota Serang,” ujar Agis usai membuka sebuah kegiatan di Balai Kota Serang, Selasa 8 Juli 2025.

Baca Juga  Jalan BIP–Kidemang Ditutup untuk Pembangunan Proyek Frontage Unyur, Wali Kota Imbau Warga Cari Jalan Alternatif

Nur Agis Aulia mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah melawan rasa minder yang dialami oleh para pelajar dan anak muda saat berkomunikasi menggunakan bahasa daerah.

“Selama ini mungkin banyak anak muda yang mungkin ragu atau bahkan malu. Hari ini kita dorong supaya bahasa daerah ini menjadi bahasa kebanggaan,” ucapnya dengan tegas.

Untuk itu, Pemkot Serang kini tengah fokus menyusun kurikulum Muatan Lokal (Mulok) Bahasa Jawa Banten untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Penyusunan kurikulum yang jelas nanti akan melahirkan metode-metode yang lebih kreatif dan inovatif. Sehingga nanti generasi muda akan percaya diri dan pastinya mereka akan bangga menggunakan bahasa daerah,” tambah Agis.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru