Kota Serang Bergantung pada Pusat? Pj Walikota Nanang Siapkan Jurus Tingkatkan Pendapatan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILAS BANTEN – Pj Walikota Serang, Nanang Saefudin, bersama jajaran pemerintah Kota Serang menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Serang.

Rapat tersebut membahas pandangan umum dari sembilan fraksi atas Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Nanang menjelaskan meskipun pandangan fraksi-fraksi tidak disampaikan secara lisan, tetapi mereka menyerahkannya langsung.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi saya membaca cepat. Ini masih pembicaraan awal, nantinya akan ada jawaban resmi dari Walikota,” ujarnya.

Ia menyebut, secara umum, pandangan fraksi-fraksi DPRD mengapresiasi berbagai sektor seperti pendidikan yang sudah dialokasikan 20%, kesehatan 10%, serta infrastruktur.

Namun, diskusi baru berada di tahap pertama dan akan berlanjut dengan pembahasan lebih mendalam.

Baca Juga  Cek, Dana TKDD Kota Serang 2025 Capai Rp1,06 Triliun, Realisasi Masih Rendah di Bawah 50 Persen

Menurut Nanang, hal yang lebih penting adalah pembahasan lebih lanjut antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar).

Saat ini, APBD baru mencapai tahap awal pembicaraan, dan Kota Serang masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Ia menegaskan kemandirian fiskal Kota Serang masih rendah, yaitu hanya sekitar 20% atau setara dengan Rp 300 miliar.

Sisanya, 80%, masih mengandalkan dana transfer dari pusat. Karena itu, upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah terus dioptimalkan.

Nanang juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk menegaskan kepada para camat dan lurah agar lebih mengoptimalkan kewenangan, terutama dalam pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2).

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru