Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia Tidak hanya berhenti di jalur pendidikan, Pemkot Serang juga berencana membuat kegiatan publik yang masif. Salah satu idenya adalah menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) secara berkala.
Agis berharap festival ini bisa menjadi panggung bagi para pelajar dan masyarakat umum untuk menunjukkan kebolehannya berbahasa daerah.
“Selain dari kebijakan, ke depannya kita akan mendorong berbagai kegiatan. Misalnya festival bahasa ibu. Buatlah tiap bulan, bulan ini SD, bulan depannya SMP, lalu SMA, lalu umum,” jelasnya.
Melalui kombinasi kurikulum yang modern dan kegiatan yang menarik, Pemkot Serang optimis bahasa Jawa Banten akan kembali berjaya dan menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat Kota Serang.***