UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi membuka Prodi S1 Akuntansi Syariah dan S3 Ekonomi SyariahKILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali memperluas pengembangan akademiknya. Kampus Islam negeri terbesar di Provinsi Banten itu resmi membuka dua program studi baru, yakni Program Studi S1 Akuntansi Syariah dan Program Studi S3 Ekonomi Syariah.
Pembukaan dua program studi tersebut menjadi langkah besar UIN Banten dalam memperkuat pendidikan ekonomi Islam di Indonesia. Kehadiran program baru ini juga dinilai sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di sektor ekonomi dan keuangan syariah yang terus berkembang.
Izin pembukaan kedua program studi itu telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 549 Tahun 2026. Dengan terbitnya regulasi tersebut, UIN Banten kini memiliki tambahan program akademik yang fokus pada pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Muhammad Ishom, mengatakan pembukaan program studi baru menjadi bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia industri.
“Kehadiran dua prodi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah dan memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Prof Ishom, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, Program Studi S1 Akuntansi Syariah dirancang untuk mencetak lulusan yang memahami sistem akuntansi berbasis prinsip syariah. Kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang tersebut terus meningkat seiring berkembangnya industri halal dan lembaga keuangan syariah di Indonesia.
Ia menilai pertumbuhan sektor ekonomi Islam telah membuka peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang akuntansi syariah. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menghadirkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Lulusan Program Studi S1 Akuntansi Syariah nantinya diproyeksikan dapat berkarier di berbagai sektor. Mulai dari perbankan syariah, lembaga keuangan syariah, industri halal, perusahaan jasa keuangan, hingga sektor bisnis berbasis ekonomi Islam lainnya.
“Perkembangan ekonomi syariah membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Karena itu, kampus harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Tak hanya fokus pada jenjang sarjana, UIN Banten juga menghadirkan Program Studi S3 Ekonomi Syariah. Program doktoral tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengembangan riset dan inovasi ekonomi Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Program doktor itu diharapkan mampu melahirkan akademisi, peneliti, serta praktisi ekonomi syariah yang memiliki kapasitas keilmuan kuat. Kehadiran program doktoral juga dianggap penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah berbasis riset ilmiah dan kajian akademik.
Prof Ishom menegaskan, Program Studi S3 Ekonomi Syariah memiliki peran strategis dalam melahirkan pemikir ekonomi Islam yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ekonomi syariah global.
“Program S3 Ekonomi Syariah diharapkan mampu mencetak pemikir dan peneliti yang bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi syariah global,” ujarnya.
Pembukaan dua program studi baru ini sekaligus mempertegas posisi UIN Banten sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam beberapa tahun terakhir, kampus tersebut aktif melakukan pengembangan akademik guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
Selain meningkatkan mutu pendidikan, UIN Banten juga ingin mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Banten. Langkah itu dinilai penting karena sektor ekonomi dan keuangan syariah nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Sejumlah kajian nasional memproyeksikan industri halal dan ekonomi syariah akan menjadi sektor strategis di masa depan. Kondisi itu membuat kebutuhan tenaga ahli di bidang ekonomi dan akuntansi syariah semakin tinggi.
Melihat peluang tersebut, UIN Banten optimistis dua program studi baru itu akan menarik minat calon mahasiswa dari berbagai daerah. Kampus berharap Program Studi S1 Akuntansi Syariah dan S3 Ekonomi Syariah mampu menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mendalami ekonomi Islam secara profesional dan komprehensif.
Dengan penambahan dua program studi tersebut, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten semakin menegaskan komitmennya sebagai kampus Islam modern yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung perkembangan industri ekonomi syariah nasional.***