“Mereka harus menjadi contoh. Jadilah pionir untuk hal-hal baik dan berikan teladan kepada siswa lain,” ujarnya.
Wabup Serang itu kembali mengingatkan bahwa kedisiplinan yang diperoleh selama pusdiklatsar bukan sekadar formalitas. Nilai tersebut harus ditularkan kepada lingkungan sekitar dengan dilandasi rasa tanggung jawab dan kebersamaan.
“Disiplin ini harus diterapkan bersama. Jika dilakukan dengan rasa tanggung jawab dan kebersamaan, nilainya akan sangat berharga bagi sekolah,” tandas Najib.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai informasi, Pusdiklatsar Paskibra Kabupaten Serang Angkatan 2026 Tahun 2025 digelar selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 1.130 siswa tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah dari seluruh wilayah Kabupaten Serang.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang, Haryadi, menjelaskan bahwa pusdiklatsar bertujuan membentuk karakter siswa sebagai calon anggota paskibra. Pendidikan dasar ini menjadi fondasi awal sebelum mereka diseleksi ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Haryadi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan kader paskibra berprestasi. Penjaringan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.
“Pusdiklatsar ini salah satunya untuk menyiapkan kader-kader paskibra. Mereka dipersiapkan sejak dini untuk tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ujar Haryadi.
Ia berharap dari proses pembinaan tersebut, Kabupaten Serang kembali mampu mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu, menurutnya, menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter dan disiplin generasi muda.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















