Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UIN SMH Banten usai dinyatakan lulus Program Kursus Intensif Al-Qur’an Internasional yang diselenggarakan Bajdah Educational Arab Saudi secara daring.KILAS BANTEN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Sejumlah dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa kampus tersebut berhasil menyelesaikan Program Kursus Intensif Al-Qur’an Internasional yang diselenggarakan Bajdah Educational, Arab Saudi. Program ini diikuti peserta dari 22 negara sehingga menjadi ajang peningkatan kompetensi Al-Qur’an sekaligus memperluas jejaring internasional.
Program berlangsung selama empat bulan dan dilaksanakan secara daring melalui platform Itqan. Seluruh peserta mengikuti pembelajaran menggunakan Metode Nuraniyah yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an secara sistematis.
Ketua International Office (IO) UIN SMH Banten, Dr. Siti Shalihah, M.Ag, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program dengan baik.
Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen UIN SMH Banten dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat kerja sama internasional.
Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta yang lulus, tetapi juga menunjukkan keseriusan institusi dalam mendorong sivitas akademika agar mampu bersaing di tingkat global melalui berbagai program pendidikan berbasis kolaborasi internasional.
“Keberhasilan peserta dari UIN SMH Banten dalam menyelesaikan program ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti komitmen institusi dalam meningkatkan kompetensi Al-Qur’an serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ujar Dr. Siti Shalihah, Senin, 15 Juni 2026.
Pada pelaksanaan Program Kursus Intensif Al-Qur’an Internasional Batch II, sejumlah perwakilan UIN SMH Banten dinyatakan lulus setelah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran dan evaluasi. Peserta yang lulus di antaranya Kepala Laboratorium Pengembangan Keagamaan Hasbullah, Nurmaita, serta beberapa mahasiswa yang mewakili kampus.
Program tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) Batch II antara UIN SMH Banten dengan Bajdah Educational. Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an melalui program internasional yang melibatkan peserta dari berbagai negara.
Keberhasilan Batch II melanjutkan capaian positif yang diraih pada Batch I. Sebelumnya, tiga perwakilan UIN SMH Banten, yakni Uyu Muawwanah, Ila Amalia, dan Afiati dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN SMH Banten, juga berhasil menuntaskan program yang sama dengan hasil memuaskan.
Dr. Siti Shalihah turut menyampaikan penghargaan kepada Bajdah Educational atas kolaborasi yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan kesempatan berharga bagi sivitas akademika untuk meningkatkan kapasitas, memperdalam kompetensi Al-Qur’an, sekaligus memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan internasional.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa lainnya agar terus mengembangkan kemampuan akademik maupun keagamaan. Selain itu, pencapaian tersebut diharapkan mampu memperkuat tradisi keilmuan Al-Qur’an di lingkungan kampus.
Melalui berbagai program internasional seperti ini, UIN SMH Banten semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi Islam. Kampus juga terus memperluas kemitraan global sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.***