SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banten

Banten Bakal Sambut PON 2032, Andra Soni Usulkan Pelebaran Jalan Menuju Banten International Stadium

Gubernur Banten Andra Soni meninjau ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang diusulkan diperlebar sebagai akses utama menuju Banten International Stadium dalam persiapan PON XXIII Tahun 2032.
Gubernur Banten Andra Soni meninjau ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang diusulkan diperlebar sebagai akses utama menuju Banten International Stadium dalam persiapan PON XXIII Tahun 2032.

KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten mulai mempercepat berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.

Salah satu program yang diprioritaskan adalah peningkatan akses menuju Banten International Stadium (BIS) melalui rencana pelebaran Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto di Kabupaten Serang.

Usulan tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni kepada Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo saat melakukan peninjauan sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Serang.

Menurut Andra Soni, peningkatan kapasitas jalan menjadi kebutuhan mendesak karena ruas tersebut merupakan jalur utama menuju kawasan Sport Center Banten yang menjadi lokasi Banten International Stadium. Selain melayani akses menuju stadion, jalan itu juga menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi kendaraan setiap hari.

“Kami juga mengusulkan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto dari Simpang Palima sampai Pasar Baros. Ruas ini menjadi akses menuju Banten International Stadium sehingga perlu ditingkatkan kapasitasnya sebagai bagian dari kesiapan Banten menyambut PON XXIII Tahun 2032,” ujar Andra Soni, Kamis (9/7/2026).

Ditreskrimum Polda Banten Ringkus 3 Tersangka Pemerasan PT Gandasari Energi, Modus Tekan Perusahaan Pakai Aksi Massa

Ia menjelaskan, panjang keseluruhan ruas jalan nasional tersebut mencapai sekitar 9,4 kilometer. Namun, pada tahap awal pemerintah mengusulkan pelebaran sepanjang 3,5 kilometer, dimulai dari Simpang Palima hingga Pasar Baros.

Rencana itu diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi. Saat ini ruas tersebut masih menggunakan dua lajur dua arah, sementara volume kendaraan terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat, terutama pada jam sibuk.

Andra menegaskan, peningkatan infrastruktur transportasi tidak hanya penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PON XXIII Tahun 2032, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Serang. Akses jalan yang lebih baik akan mempercepat mobilitas warga, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan Banten sebagai tuan rumah bersama Provinsi Lampung. Ketersediaan akses yang memadai menuju seluruh venue olahraga akan menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah tahapan teknis untuk merealisasikan proyek tersebut.

BPK Bongkar Temuan di Dinkes Banten, Proyek Videotron Rp2,77 Miliar Bermasalah, Kadinkes Ati Pramudji Hastuti Pilih Respons Singkat

Ia menjelaskan, penyusunan Detail Engineering Design (DED) saat ini masih memasuki tahap reviu. Di sisi lain, Pemprov Banten juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar proses penetapan lokasi dapat segera dilakukan sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai sesuai tahapan.

“Ruas Palima–Baros merupakan jalan nasional yang menjadi salah satu jalur distribusi penting dari wilayah Banten Selatan menuju Banten Utara. Kami berharap prosesnya dapat segera berjalan sehingga pelebaran bisa direalisasikan secara bertahap,” kata Arlan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan infrastruktur strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Banten juga siap mendukung proses pengadaan lahan melalui skema cost sharing. Dari total estimasi kebutuhan dana pembebasan lahan sebesar Rp180 miliar, Pemprov telah mengalokasikan dukungan anggaran sebesar Rp50 miliar.

Arlan menambahkan, pelebaran jalan dirancang hingga mencapai lebar 25 meter secara bertahap pada ruas Simpang Palima hingga Pasar Baros. Dengan kapasitas jalan yang lebih besar, arus kendaraan menuju Banten International Stadium diperkirakan akan semakin lancar.

Selain mengurangi kemacetan, proyek tersebut juga diproyeksikan mempercepat distribusi barang dan jasa, memperkuat konektivitas antara wilayah Banten Selatan dan Banten Utara, serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.

BP RTAR XXII PMII Rayon Syariah UIN Banten Resmi Umumkan 8 Kandidat Calon Ketua, Siap Jadi Penentu Nahkoda Baru

Keberadaan infrastruktur yang lebih baik diyakini akan menjadi salah satu modal penting bagi Provinsi Banten dalam menyukseskan penyelenggaraan PON XXIII Tahun 2032 bersama Provinsi Lampung.

Di saat yang sama, pembangunan ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan melalui meningkatnya aktivitas perdagangan, investasi, dan mobilitas masyarakat di masa mendatang.***

× Advertisement
× Advertisement