Mubes Warga NU di Ciganjur Menggelegar, Desakan Muktamar ke-35 Menguat untuk Akhiri Konflik PBNU

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama di Ciganjur, Jakarta Selatan, yang membahas konflik internal PBNU dan desakan percepatan Muktamar ke-35 NU, Minggu, 21 Desember 2025

i

Suasana Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama di Ciganjur, Jakarta Selatan, yang membahas konflik internal PBNU dan desakan percepatan Muktamar ke-35 NU, Minggu, 21 Desember 2025

KILAS BANTEN – Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama yang digelar di Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu, 21 Desember 2025, menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal NU. Forum ini secara terbuka menyuarakan desakan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama agar segera mempercepat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Desakan tersebut muncul di tengah konflik kepengurusan PBNU yang dinilai kian terbuka dan berlarut-larut.

Peserta Mubes menilai polemik internal berpotensi melemahkan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Ketidakjelasan arah kepemimpinan dianggap dapat mengikis kepercayaan warga nahdliyin serta memicu polarisasi di internal organisasi. Karena itu, muktamar dipandang sebagai forum tertinggi dan paling sah untuk menyelesaikan persoalan secara konstitusional.

Seruan moral Mubes dibacakan langsung oleh Inayah Wahid, putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia menegaskan bahwa percepatan muktamar bukan sekadar agenda struktural, melainkan langkah strategis untuk menjaga keutuhan dan marwah NU.

Menurut Inayah, konflik yang dibiarkan berlarut-larut justru berisiko menyeret organisasi ke ranah hukum dan memperpanjang perpecahan.

“Berdasarkan kaidah dar’ul mafâsidi muqaddamun ‘alâ jalbil mashâlihi, demi mencegah polarisasi berkepanjangan, menghindari persengketaan di meja hukum, dan memastikan NU memiliki kepemimpinan yang stabil serta disepakati bersama, kami menyeru percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU,” ujar Inayah saat membacakan pernyataan sikap Mubes, Minggu, 21 Desember 2025.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Dibuka 1 April, Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Siap Biayai Kuliah Mahasiswa Berprestasi, Ini Syarat dan Sasarannya
Aktivis HAM Disiram Air Keras Usai Kritik Negara, LBH PB PMII Sebut Teror terhadap Demokrasi
Musyawarah Besar Warga NU di Ciganjur mendesak percepatan Muktamar ke-35 NU sebagai solusi konflik internal PBNU. Seruan moral dibacakan Inayah Wahid, opsi Muktamar Luar Biasa disiapkan.

Berita Terkait

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

-

Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan

-

Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah

Berita Terbaru