Advertisement
Serang

Gedung Perpusda Rp 8,6 Miliar Diklaim Sudah Rampung, Bupati Zakiyah Tegaskan Kabupaten Serang Tinggal Tunggu Restu Pusat

KILAS BANTEN – Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah atau Perpusda Kabupaten Serang dipastikan telah selesai sepenuhnya. Bangunan megah yang berdiri di kawasan Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, itu kini tinggal menunggu peresmian dan izin operasional dari pemerintah pusat sebelum dibuka untuk masyarakat luas.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memastikan seluruh pekerjaan fisik proyek tersebut telah rampung. Tidak ada lagi tahapan konstruksi yang tersisa. Pemerintah daerah saat ini hanya menunggu proses administrasi dari kementerian terkait.

“Saya sudah mendapatkan informasi bahwa pembangunan gedung Perpusda ini sudah selesai semuanya. Progresnya sudah 100 persen,” kata Ratu Rachmatuzakiyah, ditulis Kamis, 8 Januari 2026.

Meski secara fisik telah siap digunakan, Pemkab Serang belum dapat mengoperasikan fasilitas tersebut. Hal ini disebabkan kewenangan peresmian dan izin operasional sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Proyek pembangunan Perpusda Kabupaten Serang diketahui menggunakan Dana Alokasi Khusus atau DAK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Ratu Zakiyah menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa mengambil langkah sepihak. Semua tahapan harus mengikuti ketentuan dari pusat.

Jembatan Mekarsari Senilai Rp10,8 Miliar Mulai Dibangun, Warga Serang-Tangerang Segera Nikmati Akses Baru

“Karena anggarannya dari pusat, ini merupakan proyek pusat, bukan proyek daerah. Jadi kami menunggu arahan dan keputusan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia juga meluruskan informasi yang sempat berkembang di masyarakat terkait jadwal peresmian gedung. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Perpusda Kabupaten Serang akan diresmikan pada 2025. Namun, berdasarkan informasi terbaru yang diterima pemerintah daerah, agenda peresmian dijadwalkan berlangsung pada 2026.

“Informasi terakhir yang kami terima, peresmiannya dilakukan tahun 2026. Jadi saat ini kita menunggu saja arahan resmi dari pusat,” kata Ratu Zakiyah.

Gedung Perpusda Kabupaten Serang dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 8,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menghadirkan fasilitas perpustakaan yang modern dan representatif. Bangunan ini dirancang tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan literasi dan edukasi masyarakat.

Keberadaan Perpusda diharapkan dapat menjadi ruang publik yang inklusif. Fasilitas ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, hingga masyarakat umum. Selain koleksi buku, gedung ini juga disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas edukatif, diskusi, serta ruang belajar bersama.

Wali Kota Serang Dukung Fun Bike Jelajah Kota Serang 2026, Rute Berubah Jadi Sekitar 25 Kilometer

Pemerintah daerah menilai Perpusda sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Tingkat literasi masyarakat diharapkan meningkat seiring dengan hadirnya fasilitas yang memadai dan mudah diakses.

Meski bangunan telah berdiri megah, tahapan administrasi masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah daerah masih menunggu jadwal resmi peresmian sekaligus proses serah terima aset dari kementerian terkait. Serah terima ini menjadi syarat utama sebelum gedung dapat difungsikan secara penuh.

Pemkab Serang berharap proses tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Masyarakat dinilai sudah menantikan kehadiran fasilitas publik ini sejak lama. Dengan beroperasinya Perpusda, manfaatnya diharapkan bisa segera dirasakan oleh warga Kabupaten Serang.

Ratu Zakiyah menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mengelola Perpusda setelah izin operasional diberikan.

Ia memastikan sumber daya pendukung, baik dari sisi pengelola maupun layanan, akan dipersiapkan secara optimal sejak awal operasional.

Maling Berkedok Ojol Grab Beraksi di Masjid BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Terlelap Usai Bersih-bersih

“Kami siap mendukung pengelolaan Perpusda ini. Harapannya, setelah diresmikan, perpustakaan bisa langsung berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Perpusda merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem literasi daerah. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar fasilitas ini menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan pengetahuan di Kabupaten Serang.

“Ini adalah investasi penting untuk masa depan literasi Kabupaten Serang. Kami berharap Perpusda segera diresmikan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” pungkas Ratu Zakiyah.

× Advertisement
× Advertisement