Ilustrasi proses pengolahan daging kurban saat Iduladha agar empuk, higienis, dan bebas bau prengus.Saat perebusan berlangsung, biasanya muncul busa putih di permukaan air. Buih itu berasal dari sisa darah dan kotoran yang menempel pada daging.
Masyarakat dianjurkan segera membuang busa tersebut agar kuah tetap bening dan tidak berbau amis. Langkah sederhana ini juga membantu meningkatkan kualitas rasa masakan.
Di sisi lain, masyarakat tetap perlu memperhatikan pola konsumsi selama Iduladha. Daging merah mengandung lemak dan kolesterol cukup tinggi jika dikonsumsi berlebihan.
Karena itu, menu berbahan daging sebaiknya diimbangi dengan sayur dan buah. Konsumsi makanan bersantan juga perlu dibatasi agar kesehatan jantung dan kadar kolesterol tetap terjaga.
Dengan teknik pengolahan yang benar, daging kurban tidak hanya terasa lebih nikmat, tetapi juga aman dikonsumsi seluruh anggota keluarga. Momentum Iduladha pun bisa dirayakan dengan lebih sehat, hangat, dan penuh kebersamaan.***