Ilustrasi proses pengolahan daging kurban saat Iduladha agar empuk, higienis, dan bebas bau prengus.
Untuk mengurangi bau tersebut, daging kambing sebaiknya tidak dicuci menggunakan air. Sebagai gantinya, masyarakat bisa melumuri daging dengan air perasan jeruk nipis. Cara lain yang cukup populer adalah membungkus daging menggunakan daun pepaya selama 20 hingga 30 menit.
Selain membantu mengurangi aroma prengus, daun pepaya juga dipercaya dapat membantu melunakkan serat daging. Hasilnya, tekstur daging menjadi lebih empuk saat dimasak.
Pemanfaatan rempah-rempah juga menjadi solusi alami yang banyak digunakan masyarakat. Jahe, serai, kemangi, ketumbar, hingga daun salam mampu membantu menyamarkan aroma amis dan membuat masakan lebih harum.
Penggunaan rempah yang tepat tidak hanya meningkatkan aroma, tetapi juga memperkaya cita rasa masakan khas Iduladha seperti gulai, sate, tongseng, maupun rendang.
Teknik memasak juga berpengaruh besar terhadap hasil akhir daging. Banyak orang memilih menggunakan panci presto agar daging cepat empuk. Namun, ada metode sederhana yang bisa dilakukan tanpa alat khusus.
Metode rebus 5-30-7 kini banyak digunakan karena dianggap praktis dan hemat gas. Caranya cukup mudah. Daging direbus selama lima menit dalam air mendidih. Setelah itu api dimatikan dan panci didiamkan selama 30 menit dalam keadaan tertutup. Selanjutnya, daging direbus kembali selama tujuh menit.
Teknik tersebut dipercaya mampu membuat serat daging lebih lunak tanpa harus direbus terlalu lama. Hasilnya, daging terasa lebih empuk saat disantap.