Menurut PCNU Kota Serang, kepatuhan terhadap aturan organisasi menjadi kunci untuk menjaga legitimasi kepemimpinan dan kesinambungan roda jam’iyah. Dengan berpegang teguh pada AD/ART, setiap elemen NU diharapkan dapat menjalankan peran dan fungsinya secara proporsional tanpa memicu konflik baru di kemudian hari.
Poin kedua berisi desakan kepada jajaran pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU untuk segera mengupayakan islah jam’iyah. PCNU Kota Serang memandang rekonsiliasi sebagai jalan terbaik dan paling bermartabat untuk menyelamatkan kehormatan organisasi.
“Islah jam’iyah harus menjadi prioritas demi menjaga kehormatan dan martabat Nahdlatul Ulama sebagaimana amanat mukadimah Qanun Asasi Jam’iyah Nahdlatul Ulama,” kata KH Saifun Nawasi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
PCNU Kota Serang menilai NU memiliki sejarah panjang sebagai organisasi Islam yang menjunjung tinggi persatuan, kebijaksanaan, dan musyawarah. Oleh karena itu, setiap persoalan internal seharusnya diselesaikan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan tanggung jawab moral para pimpinan, bukan memperpanjang perbedaan yang dapat merugikan jam’iyah secara keseluruhan.
Adapun poin ketiga berisi ajakan kepada seluruh struktur NU di tingkat bawah untuk memperkuat ikhtiar spiritual. PCNU Kota Serang mengimbau Majelis Wakil Cabang, pengurus ranting dan anak ranting, badan otonom, serta lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU Kota Serang agar terus memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Ikhtiar batin tersebut diharapkan menjadi penguat langkah lahiriah agar Nahdlatul Ulama tetap kokoh menjalankan peran keagamaannya demi kemaslahatan umat, agama, dan bangsa. Ajakan ini juga menegaskan bahwa menjaga keutuhan NU tidak hanya ditempuh melalui pendekatan organisatoris, tetapi juga melalui tradisi spiritual yang telah mengakar kuat di kalangan warga nahdliyin.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















