“Domisili di Kota Serang diminati karena fasilitas publiknya yang tersedia lengkap,” tambah Adam.
Meski arus migrasi membawa potensi ekonomi, BPS memberikan catatan kritis terkait kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
Banten saat ini sedang berada pada masa bonus demografi dengan komposisi usia produktif (15-46 tahun) yang sangat besar.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Adam menegaskan, kualitas individu menjadi kunci agar tidak terjadi ketimpangan antara pendatang dan warga lokal.
Jika potensi usia muda tidak dibekali keahlian mumpuni, ledakan penduduk ini justru berisiko memicu masalah pengangguran dan kerawanan sosial.
“Yang paling krusial adalah kualitas. Jika bonus demografi muda ini tidak berkualitas, maka akan timbul masalah pengangguran dan beban keluarga atau dependency ratio,” tegasnya.
Data Supas 2025 dikumpulkan secara rutin setiap lima tahun sebagai rujukan statistik di antara dua sensus penduduk.
Teknis pengumpulan data dilakukan secara door-to-door dengan mengambil sampel 10 rumah di setiap Satuan Lingkungan Setempat (SLS).
Proses ini menggunakan metodologi standar internasional yang diawasi langsung oleh Badan Dunia Statistik (UN Stat) dan UNDP.
Hasil rilis ini diproyeksikan menjadi landasan bagi Pemerintah Kota Serang dan pihak swasta dalam menyusun strategi pembangunan infrastruktur serta kebijakan ekonomi di masa depan.***
Penulis : Taman
Halaman : 1 2
















