“Kami memohon doa agar pelantikan berjalan lancar. Suara perempuan muda harus terus ada di ruang-ruang kebijakan,” tambahnya.
Neneng menyoroti peran perempuan yang selama ini terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kader Fatayat memiliki pengalaman panjang dalam mengawal isu perempuan, anak, dan keluarga.
“Gerakan Fatayat berangkat dari kerja-kerja sosial di akar rumput. Kami ingin sinergi ini membuka peluang kolaborasi dalam program pendidikan, sosial, hingga keagamaan. Ketika perempuan bergerak, masyarakat ikut bergerak,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Banten, Nia Purnama Sari, menyampaikan apresiasi terhadap kapasitas Fatayat. Ia melihat Fatayat sebagai organisasi yang memiliki kekuatan kaderisasi dan basis massa yang solid.
“Saya bangga menerima sahabat-sahabat Fatayat NU Kota Serang. Kehadiran kalian membawa energi positif. Fatayat memiliki komitmen intelektual dan sosial yang kuat,” ujar Nia.
Ia menegaskan bahwa Komisi I terbuka untuk menjalin kemitraan jangka panjang. Menurutnya, pemerintah membutuhkan mitra yang memahami dinamika sosial secara langsung, dan Fatayat memiliki jaringan tersebut.
“Komisi I bergerak di bidang pemerintahan. Kami membutuhkan mitra dari komunitas yang dekat dengan masyarakat. Fatayat memiliki kekuatan itu. Jika pemerintah dan organisasi perempuan bersinergi, hasilnya akan lebih besar. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk Fatayat,” tuturnya.
Nia juga memberi dukungan atas pelantikan pengurus Fatayat pada Januari 2026. Ia berharap kepengurusan baru dapat memimpin organisasi menuju peran yang lebih strategis.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















