“Semoga pengurus baru semakin menguatkan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat Kota Serang,” katanya.
Dalam audiensi ini, salah satu pengurus Fatayat, Yuni Tanjung Utami, turut memberi refleksi. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang belajar bagi kader muda untuk memahami proses kebijakan dan pentingnya partisipasi perempuan dalam pemerintahan.
“Audiensi hari ini bukan sekadar formalitas. Ini ruang belajar yang sangat berharga. Kami belajar bagaimana kebijakan disusun dan bagaimana Komisi I membuka ruang partisipasi perempuan,” kata Yuni.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan komitmen Fatayat untuk terus hadir sebagai kelompok perempuan yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Kami ingin Fatayat tidak hanya menjadi penggerak sosial, tetapi juga mitra dialogis yang siap mengawal program dan meningkatkan kesadaran publik. Perempuan harus menjadi bagian dari proses perubahan,” tegasnya.
Audiensi ini menjadi fondasi awal bagi kerja sama yang lebih kuat antara Fatayat NU Kota Serang dan Komisi I DPRD Banten. Kedua pihak sepakat menjaga ruang dialog, membangun program kolaboratif, dan memastikan perempuan terlibat dalam setiap langkah pembangunan daerah.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki


















