Zakiyah menegaskan bahwa kondisi tersebut harus dipandang sebagai kekuatan sosial. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Keberagaman ini harus menjadi energi positif. Kita harus menjaga stabilitas daerah dengan memperkuat persatuan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjut dia, berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada FKUB. Dukungan tersebut mencakup program kerja hingga upaya memperkuat peran forum dalam masyarakat.
Ia berharap FKUB mampu meningkatkan kinerja dan menjawab dinamika sosial yang terus berkembang.
Zakiyah juga menyoroti pentingnya kerukunan umat beragama dalam pembangunan daerah. Ia menyebut stabilitas sosial sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami membutuhkan dukungan semua pihak. Tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda harus terlibat aktif,” katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati. Menurutnya, toleransi harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Dengan begitu, Kabupaten Serang dapat terus menjaga kondusivitas wilayah.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Serang KH Komarudin atau Ki Jangkrik menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi lintas agama. Ia menyebut dialog sebagai langkah utama dalam menjaga persatuan.
“Kami akan terus membangun komunikasi dan memperkuat dialog lintas agama. Ini penting untuk mencegah konflik,” ujarnya.
Komarudin juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga toleransi. Ia menegaskan bahwa kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi seluruh masyarakat.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















