Optimis di Awal 2026, Dewas BLU UIN SMH Banten Siapkan Strategi Agresif Dongkrak Bisnis dan Kinerja Kampus

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai mematangkan langkah strategis untuk mendongkrak kinerja dan pengembangan bisnis kampus.

i

Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai mematangkan langkah strategis untuk mendongkrak kinerja dan pengembangan bisnis kampus.

KILAS BANTEN – Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mulai bergerak cepat di awal 2026. Strategi baru disiapkan untuk mendorong peningkatan kinerja dan pengembangan bisnis kampus. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Biro SDM Kementerian Agama RI, Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu menjadi momentum awal penguatan sinergi antara Dewan Pengawas dan pimpinan UIN SMH Banten. Fokus utama pembahasan diarahkan pada evaluasi tata kelola BLU serta penyusunan langkah strategis agar peran BLU memberi dampak nyata bagi layanan pendidikan dan kemandirian keuangan kampus.

Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom, menyampaikan bahwa kampusnya termasuk satuan kerja yang relatif lebih awal ditetapkan sebagai BLU. Namun, capaian kinerja BLU sejauh ini dinilai belum menunjukkan lompatan signifikan seperti yang diharapkan.

“Penetapan sebagai BLU sudah cukup lama. Tetapi dari sisi kinerja memang belum optimal. Kami berharap Dewan Pengawas yang baru dapat menjadi pengungkit untuk perbaikan kinerja dan peningkatan nilai BLU,” ujar Prof Ishom, Rabu, 7 Januari 2026.

Meski demikian, Prof Ishom mengakui terdapat perkembangan positif dalam aspek tata kelola. Ia mengungkapkan maturity rating BLU UIN SMH Banten pada 2024 mencapai angka 2,9. Capaian ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 yang masih berada di level 2,09.

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap berikutnya. Tata kelola yang mulai membaik harus diikuti dengan peningkatan kinerja yang terukur dan berdampak langsung terhadap kualitas layanan akademik serta pendapatan BLU.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata
Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi
Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Dewan Pengawas BLU UIN SMH Banten mulai menyiapkan strategi baru untuk mendongkrak kinerja dan bisnis kampus. Sinergi dengan pimpinan universitas diperkuat demi meningkatkan layanan dan kemandirian finansial.

Berita Terkait

-

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

-

Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

Berita Terbaru