Banjir Rob di Kota Serang, Tanggul Bocor Jadi Masalah Utama, Pj Walikota Siapkan Langkah Cepat

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rob Kota Serang

i

Banjir Rob Kota Serang

KILAS BANTEN – Penjabat (Pj) Walikota Serang, Nanang Saefudin, menegaskan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait Banjir Rob di Kota Serang.

Hal itu dilakukan guna menangani banjir rob di kawasan Karang Mulia, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen. Langkah ini diambil menyusul masukan dari masyarakat yang terdampak.

Nanang mengungkapkan bahwa selain curah hujan tinggi, sedimentasi yang menumpuk dan kebocoran tanggul menjadi penyebab utama banjir rob.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menyebabkan genangan mencapai ketinggian sekitar 50 cm di beberapa titik.

“Banyaknya tanggul yang bocor membuat air masuk ke pemukiman. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya akan terus meluas,” jelas Nanang, Kamis 19 Desember 2024.

Nanang menegaskan bahwa relokasi bukan opsi yang dipertimbangkan.

Baca Juga  57 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Kota Serang

Alasannya, mayoritas warga adalah nelayan yang bergantung pada lokasi tempat tinggal mereka saat ini.

Relokasi dianggap dapat memicu dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

“Kami lebih fokus pada solusi utama, yaitu menambal tanggul yang bocor agar masalah banjir ini bisa segera teratasi,” kata Nanang.

Hingga saat ini, warga yang terdampak banjir rob memilih untuk tetap tinggal di rumah masing-masing.

Sebagian yang rumahnya terendam lebih tinggi, memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman.

“Ketinggian air masih selutut orang dewasa, jadi warga belum sepenuhnya mengungsi,” tambah Nanang.

Nanang menginstruksikan dinas terkait dan ketua RT/RW untuk rutin memantau situasi.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan mendirikan posko pengobatan gratis bagi warga yang membutuhkan bantuan medis.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, UIN Banten Perkuat Upaya Layanan Informasi Publik dan Akuntabilitas Kampus
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
GUSDURian Gelar Nobar “Pesta Babi” di Kota Serang Guncang Isu Papua, Kolonialisme Modern Disorot Tajam
Perda Puspemkab Serang Dipoles Ulang, DPRD Siap Bahas Awal Mei 2026
Heboh Sekolah Kosong Tanpa Siswa di SDN Teras 1 Carenang Serang, Dindikbud Bongkar Fakta Sebenarnya
Pemkab Serang Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Lewat Musrenbang RKPD 2027
Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”
Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

Berita Terkait

-

Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, UIN Banten Perkuat Upaya Layanan Informasi Publik dan Akuntabilitas Kampus

-

Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun

-

GUSDURian Gelar Nobar “Pesta Babi” di Kota Serang Guncang Isu Papua, Kolonialisme Modern Disorot Tajam

-

Perda Puspemkab Serang Dipoles Ulang, DPRD Siap Bahas Awal Mei 2026

-

Heboh Sekolah Kosong Tanpa Siswa di SDN Teras 1 Carenang Serang, Dindikbud Bongkar Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru