Anggaran PU Melonjak Rp73 Miliar, DPRD Kabupaten Serang Bongkar Kejanggalan: Dana Banjir Dinilai Jauh dari Kebutuhan Riil

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas menyampaikan kritik terhadap lonjakan anggaran Dinas PUPR dalam rapat evaluasi bersama OPD terkait.

i

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas menyampaikan kritik terhadap lonjakan anggaran Dinas PUPR dalam rapat evaluasi bersama OPD terkait.

KILAS BANTEN – DPRD Kabupaten Serang mengkritisi lonjakan signifikan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan mendesak masyarakat. Kenaikan anggaran tersebut menjadi sorotan tajam karena alokasi untuk penanganan banjir justru dinilai sangat minim.

 

Sorotan itu mengemuka dalam rapat evaluasi program antara DPRD dan Dinas PUPR. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, mengungkapkan adanya kenaikan anggaran yang cukup mencolok dan memunculkan banyak pertanyaan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Anas, berdasarkan dokumen awal, anggaran Dinas PUPR Kabupaten Serang tercatat sebesar Rp94 miliar. Namun, dalam pembahasan terbaru, angka tersebut melonjak tajam menjadi sekitar Rp167 hingga Rp169 miliar. Artinya, terdapat kenaikan sekitar Rp73 miliar yang belum dijelaskan secara rinci.

Baca Juga  Banjir di Kabupaten Serang, BPBD Sebut Bantaran Sungai Jadi Penyebab Banjir

 

“Kami mempertanyakan lonjakan ini. Dari Rp94 miliar naik menjadi hampir Rp169 miliar. Ini bukan angka kecil dan tentu harus dijelaskan secara transparan,” ujar Azwar Anas, ditulis Jumat, 23 Januari 2026.

 

DPRD menilai kenaikan anggaran tersebut tidak berbanding lurus dengan prioritas kebutuhan masyarakat. Salah satu yang paling disorot adalah kecilnya alokasi anggaran untuk bidang Sumber Daya Air (SDA), yang menjadi sektor kunci dalam penanganan banjir.

 

Azwar Anas menyebutkan, anggaran SDA hanya dialokasikan sekitar Rp2,45 miliar. Jumlah ini dinilai jauh dari cukup jika dibandingkan dengan kondisi Kabupaten Serang yang kerap dilanda banjir hampir setiap tahun.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
DPRD Kabupaten Serang menyoroti lonjakan anggaran Dinas PUPR hingga Rp73 miliar. Minimnya alokasi dana penanganan banjir dan SDA dinilai tidak sebanding dengan kondisi lapangan.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru