Anas menyebut, pengadaan alat berat amfibi diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar per unit. Total kebutuhan diperkirakan sekitar Rp5 miliar, angka yang dinilai masih memungkinkan jika melihat besarnya total anggaran Dinas PUPR.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau dihitung, dananya ada. Kenapa harus sewa terus? Lebih baik beli alat sendiri agar bisa digunakan jangka panjang,” katanya.
Dalam rapat tersebut, DPRD memberikan waktu satu pekan kepada Dinas PUPR untuk melakukan evaluasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). DPRD menegaskan, alasan keterbatasan anggaran tidak dapat diterima, mengingat besarnya total anggaran yang tersedia.
Anas juga mengungkapkan keheranannya terhadap penjelasan pihak Dinas PUPR. Ia menyebut Kepala Dinas PUPR mengaku tidak mengetahui secara detail adanya penambahan anggaran Rp73 miliar tersebut.
“Kami tanya langsung alasan kenaikannya. Jawabannya tidak tahu. Ini tentu menjadi catatan serius bagi kami di DPRD,” pungkasnya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten

















