Nasional

Pendaftar UM-PTKIN 2026 Tembus 60 Ribu, Panitia Bongkar Jurus Rahasia Jaga Seleksi Tetap Bersih dan Anti Curang

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN Prof. Dr. Abd Aziz saat memberikan keterangan terkait lonjakan pendaftar UM-PTKIN 2026 dalam konferensi pers di Jakarta
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN Prof. Dr. Abd Aziz saat memberikan keterangan terkait lonjakan pendaftar UM-PTKIN 2026 dalam konferensi pers di Jakarta

KILAS BANTEN – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga pertengahan Mei 2026, jumlah pendaftar Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tercatat telah menembus angka 60 ribu peserta.

 

Lonjakan pendaftar tersebut diumumkan Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta. Kegiatan itu turut dihadiri pimpinan PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Abd Aziz, mengatakan angka pendaftar diperkirakan masih akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran pada 30 Mei 2026.

Forum Nasional di Cirebon, Dekan FUDA UIN Banten Soroti Masa Depan Adab dan Humaniora di Tengah Gempuran Era Siber

 

Menurutnya, tingginya antusiasme calon mahasiswa tidak lepas dari banyaknya siswa yang masih menunggu hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Kondisi itu membuat UM-PTKIN menjadi salah satu jalur alternatif favorit bagi lulusan sekolah menengah.

Baca Juga  Pj Sekda Kota Serang Imam Rana Tegaskan Pentingnya Evaluasi di Awal Tahun 2025

 

“Saat ini sudah ada sekitar 60 ribu pendaftar dari total daya tampung sekitar 80 ribu kursi. Kami masih memiliki waktu sekitar 17 hari dan jumlah pendaftar terus bertambah setiap hari,” ujar Prof. Aziz, Minggu, 17 Mei 2026.

 

KKN Nusantara 2026 Bidik Kawasan Baduy dan Leuwidamar, PTKIN Se-Indonesia Turun Langsung Petakan Potensi Adat Masyarakat

Ia menjelaskan, PTKIN kini semakin diminati karena tidak hanya menawarkan pendidikan berbasis keislaman, tetapi juga menyediakan berbagai program studi umum yang dinilai mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, PTKIN dinilai berhasil membangun citra sebagai kampus modern dengan kombinasi pendidikan agama dan penguasaan ilmu pengetahuan umum. Hal itu membuat banyak siswa mulai melirik kampus Islam negeri sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Laman: 1 2 3