“Informasi terakhir yang kami terima, peresmiannya dilakukan tahun 2026. Jadi saat ini kita menunggu saja arahan resmi dari pusat,” kata Ratu Zakiyah.
Gedung Perpusda Kabupaten Serang dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 8,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menghadirkan fasilitas perpustakaan yang modern dan representatif. Bangunan ini dirancang tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan literasi dan edukasi masyarakat.
Keberadaan Perpusda diharapkan dapat menjadi ruang publik yang inklusif. Fasilitas ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, hingga masyarakat umum. Selain koleksi buku, gedung ini juga disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas edukatif, diskusi, serta ruang belajar bersama.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah menilai Perpusda sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Tingkat literasi masyarakat diharapkan meningkat seiring dengan hadirnya fasilitas yang memadai dan mudah diakses.
Meski bangunan telah berdiri megah, tahapan administrasi masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah daerah masih menunggu jadwal resmi peresmian sekaligus proses serah terima aset dari kementerian terkait. Serah terima ini menjadi syarat utama sebelum gedung dapat difungsikan secara penuh.
Pemkab Serang berharap proses tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Masyarakat dinilai sudah menantikan kehadiran fasilitas publik ini sejak lama. Dengan beroperasinya Perpusda, manfaatnya diharapkan bisa segera dirasakan oleh warga Kabupaten Serang.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















