Gunung Kaupas Padarincang Ambruk Tiba-tiba, Longsor Mendadak Picu Kepanikan Warga Kabupaten Serang

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan dan petugas BPBD Kabupaten Serang melakukan pengecekan lokasi longsor di kawasan Gunung Kaupas, Kecamatan Padarincang.

i

Aparat gabungan dan petugas BPBD Kabupaten Serang melakukan pengecekan lokasi longsor di kawasan Gunung Kaupas, Kecamatan Padarincang.

 

Seorang anggota aparat yang berada di lokasi menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan menyebabkan warga panik. Ia menyebutkan, petugas langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melihat apakah ada korban jiwa,” ujarnya dalam rekaman video yang beredar.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang membenarkan kejadian longsor tersebut. Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang, Jhonny E Wangga, mengatakan pihaknya menerima laporan tidak lama setelah kejadian dan segera mengirimkan tim ke lokasi.

 

Menurut Jhonny, hasil pengecekan sementara memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di Gunung Kaupas. Ia menjelaskan bahwa jarak antara titik longsor dengan permukiman warga cukup jauh, yakni sekitar satu kilometer, sehingga tidak berdampak langsung terhadap rumah penduduk.

Baca Juga  Meledak di Musim Lebaran 2026, Binuang Waterpark Diserbu Ribuan Wisatawan, Jadi Primadona Baru Wisata Kabupaten Serang

 

“Tim sudah turun ke lapangan. Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa,” kata Jhonny saat dikonfirmasi.

 

Meski tidak menimbulkan korban, BPBD Kabupaten Serang tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jhonny menegaskan, kondisi Gunung Kaupas masih berpotensi mengalami longsor susulan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

 

Ia menjelaskan, kontur Gunung Kaupas berupa lereng yang cukup curam. Kondisi tersebut membuat tanah rentan bergerak saat jenuh air. Faktor curah hujan menjadi salah satu pemicu utama terjadinya longsor di wilayah tersebut.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Longsor mendadak terjadi di Gunung Kaupas Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Warga panik berlarian menyelamatkan diri. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, namun potensi longsor susulan masih mengintai.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru