Hewan Kurban ASN Pemprov Banten Dipastikan Sehat, Ribuan Lapak Penjualan Diawasi Ketat

Kilas Banten
29 Mei 2026 13:30
Banten 0
3 menit membaca

 

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada ASN Pemprov Banten, masyarakat, serta jajaran BUMN dan BUMD yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ASN Pemprov Banten, masyarakat, BUMN, dan BUMD yang telah berpartisipasi dalam ibadah kurban tahun ini,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Pemprov Banten juga memperketat pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban yang dijual di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan aman dikonsumsi dan memenuhi syarat syariat Islam.

 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) ke hampir 2.000 lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di seluruh daerah di Banten.

Baca Juga  Jakarta-Banten Kompak Lawan Banjir dan Sampah, Andra Soni dan Pramono Anung Siapkan Langkah Besar untuk Tangerang Raya

 

Tim itu terdiri dari dokter hewan dan paramedik veteriner yang bertugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi hewan kurban di lapangan.

 

“Tim kami sudah disebar ke berbagai titik untuk melakukan pengawasan. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ditemukan penyakit pada hewan kurban,” kata Nasir.

 

Ia menjelaskan pengawasan dilakukan secara intensif karena pasokan hewan kurban di Banten tidak hanya berasal dari peternak lokal. Sebagian hewan juga didatangkan dari sejumlah daerah lain seperti Jawa Barat dan Lampung.

 

Karena itu, setiap hewan yang masuk ke wilayah Banten diwajibkan memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan daerah asal. Aturan tersebut diterapkan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular dan menjaga keamanan pangan masyarakat.