Suasana pertandingan olahraga di Kota Tangerang. Tiga kejuaraan besar yang digelar sepanjang Juni 2026 diproyeksikan menarik ribuan atlet, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah.
Pemkot Tangerang melihat olahraga tidak lagi sekadar menjadi sarana pembinaan prestasi. Saat ini, olahraga berkembang menjadi instrumen strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui konsep sport city, sport tourism, dan sportainment.
Konsep tersebut terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Kehadiran ribuan peserta, ofisial, keluarga atlet, komunitas olahraga, hingga penonton dari berbagai daerah diyakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan.
Industri perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah diperkirakan menjadi sektor yang paling merasakan manfaat dari peningkatan kunjungan tersebut. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi Kota Tangerang untuk memperluas daya tarik wisatanya melalui event olahraga.
Kaonang menilai antusiasme masyarakat terhadap berbagai kompetisi olahraga terus meningkat dari tahun ke tahun. Fenomena itu menjadi modal penting dalam mengembangkan sport tourism yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung.
“Tidak hanya berdampak pada kemajuan pengembangan dan pembinaan olahraga itu sendiri, beberapa kejuaraan ini dinilai berkontribusi besar menghidupkan sektor ekonomi karena akan mendapatkan animo pengunjung dan penonton dalam jumlah besar ke Kota Tangerang,” ujarnya.
Tiga agenda utama akan menjadi sorotan sepanjang bulan ini. Kejuaraan pertama adalah Pencak Silat Bumi Sukowati Championship II 2026 yang berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Karawaci. Kompetisi tersebut akan mempertemukan pesilat dari berbagai daerah yang siap bersaing memperebutkan prestasi terbaik.