Longsor Lumpuhkan Padarincang, Ratusan Warga Mengungsi, Wabup Serang Pastikan Evakuasi Kilat Tanpa Korban Jiwa

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau lokasi pengungsian warga terdampak longsor di Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang

i

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau lokasi pengungsian warga terdampak longsor di Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang

 

“Kami fokus pada kebutuhan paling mendesak. Mulai dari makanan, layanan kesehatan, hingga perhatian khusus bagi balita, anak-anak, dan ibu hamil,” kata Najib.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data di lokasi pengungsian mencatat terdapat 31 warga lanjut usia, 21 balita, dan 4 ibu hamil. Selain itu, puluhan anak-anak dan warga dewasa juga berada di pengungsian. Seluruh pengungsi dilaporkan dalam kondisi aman dan terus mendapat pendampingan dari petugas kesehatan serta relawan.

 

Bencana longsor terjadi di kawasan Bukit Gapuas pada Selasa pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Longsoran tanah terjadi secara tiba-tiba dan memicu kepanikan warga. Sebagian warga langsung berlari menyelamatkan diri menjauh dari area lereng untuk menghindari dampak yang lebih besar.

 

Najib memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menilai respons cepat warga dan aparat di lapangan menjadi kunci utama keselamatan.

Baca Juga  Alarm Mudik 2026, Wabup Serang Najib Hamas Ingatkan Warga: Amankan Rumah, Lapor RT, Hubungi 119 Saat Darurat

 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ini berkat kewaspadaan warga dan gerak cepat aparat yang langsung melakukan evakuasi,” ujarnya.

 

Usai meninjau lokasi pengungsian, Wakil Bupati Serang juga mengecek langsung titik longsor terdekat. Dari hasil pemantauan sementara, kondisi dinilai relatif terkendali dan belum ditemukan tanda-tanda longsor lanjutan.

 

Meski demikian, Najib meminta seluruh tim gabungan tetap siaga. Pemantauan intensif terus dilakukan, terutama karena curah hujan di wilayah Padarincang masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu pergerakan tanah.

 

“Kewaspadaan harus terus dijaga. Tim di lapangan saya minta rutin memantau kondisi tanah dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Longsor menerjang Padarincang, Kabupaten Serang. Sebanyak 274 warga dievakuasi ke lokasi aman. Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas turun langsung memastikan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru