May Day 2026 di Banten, PMII Bongkar Krisis Pendidikan dan Nasib Buruh yang Terabaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa PMII Banten menggelar aksi May Day 2026 di Perempatan Ciceri, Kota Serang, menyoroti isu buruh dan krisis pendidikan, di Perempatan Ciceri, Kota Serang, Sabtu, 2 Mei 2026 (Dok. Kilas Banten)

i

Ratusan massa PMII Banten menggelar aksi May Day 2026 di Perempatan Ciceri, Kota Serang, menyoroti isu buruh dan krisis pendidikan, di Perempatan Ciceri, Kota Serang, Sabtu, 2 Mei 2026 (Dok. Kilas Banten)

 

Dalam aksinya, PMII mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk lebih responsif terhadap kondisi nyata di masyarakat. Mereka meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi juga turun langsung ke lapangan.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah harus melek. Kami ini organisasi advokasi yang turun langsung ke masyarakat dan memiliki data valid. Seharusnya ini bisa diakomodasi,” tegasnya.

 

Winah menekankan bahwa PMII tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi. Namun, menurutnya, berbagai masukan tersebut belum ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah.

 

“Kami tidak berhenti di sini. Kami akan terus mengadvokasi dan membuka fakta ke publik bahwa masalah ini nyata dan belum terselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Guru Besar IPDN Beri Masukan Strategis untuk Pengelolaan Sampah di Kota Serang

 

PMII memastikan akan terus mengawal isu putus sekolah, kondisi infrastruktur pendidikan, hingga praktik ketenagakerjaan yang dinilai merugikan masyarakat. Aksi May Day 2026 ini menjadi pengingat bahwa persoalan buruh dan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

 

Melalui aksi ini, PMII berharap ada perubahan nyata dan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu tersebut hingga ada solusi konkret di lapangan.***

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day dan Hardiknas 2026 di Banten, Mahasiswa PMII Kota Serang Datangi DPRD Soroti Krisis Pendidikan dan Derita Buruh
Pemprov Banten Buka Akses Mudah Bayar Pajak Kendaraan, Syarat dan Ketentuan Tanpa KTP Pemilik Lama
Kwarda Pramuka Banten Tancap Gas, Pelantikan Dikebut Sebelum 10 Mei, Langsung Koordinasi ke Pusat
Pesantren Ini Tak Hanya Ngaji, Nahdlatul Ibad Banten di Waringinkurung Cetak Santri Siap Bersaing di Panggung Dunia
Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”
Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Aksi May Day 2026 di Banten mengungkap dugaan krisis pendidikan dan persoalan buruh. PMII menilai pemerintah belum responsif terhadap kondisi riil masyarakat.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:33

May Day 2026 di Banten, PMII Bongkar Krisis Pendidikan dan Nasib Buruh yang Terabaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:00

May Day dan Hardiknas 2026 di Banten, Mahasiswa PMII Kota Serang Datangi DPRD Soroti Krisis Pendidikan dan Derita Buruh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:00

Pemprov Banten Buka Akses Mudah Bayar Pajak Kendaraan, Syarat dan Ketentuan Tanpa KTP Pemilik Lama

Kamis, 30 April 2026 - 07:00

Kwarda Pramuka Banten Tancap Gas, Pelantikan Dikebut Sebelum 10 Mei, Langsung Koordinasi ke Pusat

Rabu, 29 April 2026 - 21:22

Pesantren Ini Tak Hanya Ngaji, Nahdlatul Ibad Banten di Waringinkurung Cetak Santri Siap Bersaing di Panggung Dunia

Berita Terbaru