KILAS BANTEN – Musim 2024 jadi mimpi buruk untuk keluarga besar AC Milan. Bukan hanya tim utama Rossoneri yang harus rela gagal di Final Coppa Italia, tim muda mereka, Milan Futuro, justru harus merasakan pil pahit terdegradasi ke Serie D.
Kegagalan ini sekaligus menandai runtuhnya harapan besar Milan membangun pondasi pemain muda lewat investasi besar.
Milan Futuro Degradasi Serie D, Proyek U-23 Gagal Total
Di tengah keinginan mengulang sukses tim-tim besar Italia, Milan jadi salah satu klub elit yang mendaftarkan tim U-23 (Milan Futuro) ke kompetisi Serie C, mengikuti jejak Juventus dan Atalanta.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sayangnya, debut proyek untuk pemain muda ini di musim pertama Serie C berjalan sangat buruk.
Puncak kekecewaan datang ketika klub kalah di babak play-out degradasi melawan SPAL.
Sempat menang 1-0 di leg pertama, anak-anak muda Rossoneri harus takluk 0-2 pada leg kedua.
Hasil ini memastikan Milan Futuro terlempar ke Serie D, kasta keempat sepak bola Italia.
Investasi Besar Milan Futuro Berujung Gagal
AC Milan sejatinya sudah menggelontorkan dana tak sedikit untuk menyukseskan program Milan Futuro.
Total €15 juta dikeluarkan demi membangun fondasi kuat pemain muda, namun hasil musim ini jauh dari harapan.
Bahkan, pergantian pelatih dari Daniele Bonera ke Massimo Oddo pada Februari 2024 tak mampu menyelamatkan tim dari degradasi.
Proyek yang seharusnya membawa Milan menyaingi Juventus Next Gen dan Atalanta U-23 justru berakhir antiklimaks.
Harapan Milan mencetak bintang-bintang masa depan lewat jalur Serie C pun harus ditunda sementara.
Direktur Olahraga dan Ibrahimovic Disorot
Banyak kritik mengarah pada Direktur Olahraga Milan Futuro, Jovan Kirovski.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















