Pemerintah Indonesia di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025

i

Pemerintah Indonesia di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025

Ketiga, rendahnya koordinasi antar pemangku kepentingan juga menjadi alasan utama kesulitan dalam perumusan kebijakan ini.

Tidak semua instansi pusat dan daerah memiliki persepsi dan kesiapan yang sama dalam menerapkan efisiensi.

Akibatnya, kebijakan bisa dianggap memberatkan, bahkan bisa berujung pada resistensi atau hanya sekadar dijalankan secara administratif tanpa perubahan nyata dalam struktur belanja.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempat, minimnya data dan perencanaan berbasis kinerja dalam penyusunan anggaran juga menyulitkan proses identifikasi pos-pos belanja yang sebenarnya bisa dihemat.

Banyak instansi masih menggunakan pola anggaran berbasis input, sehingga sulit mengevaluasi efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran secara riil.

Kelima, dari sisi politis dan birokratis, kebijakan ini berpotensi menghadapi hambatan budaya organisasi dan konflik kepentingan.

Baca Juga  Seorang Warga Negara Asing Berencana untuk Mendirikan Perusahaan di Indonesia

Dalam praktiknya, tidak semua pejabat atau pimpinan instansi bersedia melakukan efisiensi, terutama jika itu menyentuh tunjangan, fasilitas, atau proyek yang selama ini menjadi bagian dari “zona nyaman” birokrasi.

Keenam, pemerintah juga menghadapi tantangan dalam komunikasi publik dan sosialiasi kebijakan.

Masyarakat dan aparat pemerintah perlu dipahamkan bahwa efisiensi bukan berarti pemangkasan yang membabi buta, melainkan penataan ulang anggaran agar lebih tepat sasaran.

Kurangnya sosialisasi bisa menyebabkan kesalahpahaman, bahkan menimbulkan kegaduhan politik.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa perumusan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tidak lepas dari berbagai kendala teknis, struktural, dan politis.

Penulis : Akbar

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Modul Universitas Terbuka

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan
Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan
Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal
Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik
Apakah Anda Setuju dengan Pengkreditan Semua Pajak Masukan di Atas?
Bagaimana Menurut Anda Peran Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam Membantu Organisasi atau Usaha
Pengadaan Barang dan Jasa Publik di Indonesia Telah Mengalami Banyak Perbaikan, Apa Tantangan Selanjutnya yang Perlu Diperbaiki

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:41

Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:01

Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:27

Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 21:35

Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik

Berita Terbaru