Supiyanto juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola perusahaan. Ia meminta Pemkab Serang tidak hanya fokus mencari direksi baru, tetapi juga memperbaiki sistem pengawasan dan manajemen agar perusahaan berjalan sehat dan transparan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Direksi baru jangan dipilih sembarangan. Harus profesional dan berkompeten supaya persoalan lama tidak kembali terjadi,” ujarnya.
Selain itu, DPRD Kabupaten Serang menilai PT SBM sebenarnya masih memiliki peluang usaha yang cukup besar. Kabupaten Serang dinilai mempunyai sejumlah potensi sektor bisnis yang bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah tersebut.
Namun hingga saat ini, berbagai potensi itu belum tergarap maksimal. Lemahnya perencanaan usaha dan kurangnya koordinasi antar pihak disebut menjadi salah satu penyebab PT SBM sulit berkembang.
Karena itu, Supiyanto mendorong adanya komunikasi yang lebih intens antara pihak legislatif dan eksekutif. Menurutnya, kedua pihak perlu duduk bersama untuk menyusun strategi pengembangan bisnis yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Ia menegaskan, setiap langkah bisnis PT SBM harus melalui kajian matang. Hal itu penting agar perusahaan tidak kembali menjalankan usaha tanpa perencanaan yang jelas dan berakhir gagal.
Di sisi lain, Supiyanto juga menyoroti kemungkinan adanya penyertaan modal baru dari pemerintah daerah untuk PT SBM. Ia meminta langkah tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa sebelum ada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perusahaan.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















