Sosialisasi kepada warga terdampak akan segera dilakukan, dengan tenggat waktu satu minggu untuk pengosongan lahan secara mandiri sebelum penertiban dilaksanakan.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menambahkan bahwa setelah fase tanggap darurat seperti distribusi logistik dan layanan kesehatan berjalan optimal, fokus pemerintah kini diarahkan pada pemulihan infrastruktur fisik.
“Alhamdulillah kolaborasi OPD berjalan baik saat tanggap darurat. Sekarang pekerjaan rumah selanjutnya adalah normalisasi sungainya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Revitalisasi ini penting agar aliran air tidak lagi terhambat dan memicu banjir di permukiman warga,” tutur Agis.
Pemkot Serang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung program strategis ini.
Kesadaran bersama untuk tidak mendirikan bangunan di sempadan sungai serta menjaga kebersihan kanal menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengendalian banjir secara berkelanjutan.***
Penulis : Taman
Halaman : 1 2

















