KILAS BANTEN – Di tengah menjamurnya coffee shop dengan menu kopi susu kekinian, sebuah kedai kopi kecil di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, justru mencuri perhatian dengan konsep yang berbeda. Kedai bernama Brew Bika itu hadir membawa pengalaman menikmati kopi manual brew yang autentik, sederhana, dan penuh karakter.
Lokasinya yang tersembunyi di balik gang perkampungan tidak membuat Brew Bika sepi pengunjung. Sebaliknya, tempat ini justru menjadi destinasi favorit para penikmat kopi yang mencari suasana tenang jauh dari hiruk pikuk pusat kota.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Begitu memasuki kedai, pengunjung langsung disambut aroma khas seduhan kopi dari berbagai jenis biji pilihan. Brew Bika menawarkan aneka kopi nusantara hingga specialty coffee dari mancanegara yang diracik langsung menggunakan metode manual brew.
Beberapa varian kopi yang tersedia berasal dari daerah penghasil kopi terkenal seperti Gayo, Ijen, dan Kintamani. Tidak hanya itu, Brew Bika juga menyediakan biji kopi impor dari Kenya, Honduras, Guatemala, hingga El Salvador.
Metode manual brew dipilih karena dianggap mampu menghadirkan karakter rasa kopi yang lebih murni dan alami. Teknik penyeduhan tersebut juga membuat aroma dan cita rasa kopi lebih terasa dibandingkan minuman kopi instan atau kopi susu modern.
Owner Brew Bika, Rabika Fakabir mengatakan konsep kedainya sengaja dibuat berbeda dari coffee shop pada umumnya. Ia ingin mengajak masyarakat menikmati kopi dengan cara yang lebih autentik.
“Kami bukan kedai baru, dulu bersama Celcius Coffee, tetapi sekarang membawa konsep baru yang ingin mengajak para pecinta kopi kembali menghidupkan budaya ngopi manual brew yang pastinya lebih autentik dan sehat,” ujar Rabika, Rabu, 13 Mei 2026.
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















