Advertisement
Tekno

Samsung Siapkan Fitur Canggih, Gambar Bisa Jadi Video Lewat Galaxy AI, Tapi Ada Syaratnya

Samsung Galery AI
Samsung Galery AI

KILAS BANTEN – Samsung dilaporkan tengah mengembangkan teknologi baru berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam lini Galaxy AI.

Dimana Galaxy AI ini nantinya memungkinkan pengguna mengubah gambar diam menjadi video.

Fitur inovatif ini disebut akan menjadi bagian dari pembaruan sistem mendatang.

Informasi ini diungkap oleh seorang sumber terpercaya di platform X (dulu Twitter), namun belum disertai detail teknis maupun jadwal peluncuran resminya.

Galaxy AI Akan Punya Fitur Image to Video?

Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur 11 Juni, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Chipset Dimensity 7100

Dikutip dari GSM Arena, Jumat 16 Mei 2025 Fitur image to video diyakini menjadi bagian dari strategi Samsung untuk memperluas kemampuan Galaxy AI.

Langkah ini muncul di tengah persaingan ketat produsen ponsel dalam mengadopsi teknologi generatif berbasis AI.

Fitur ini memungkinkan gambar statis diubah menjadi klip video singkat menggunakan pemrosesan cerdas berbasis AI.

Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung, tetapi rumor menyebut fitur ini kemungkinan akan meluncur bersamaan dengan antarmuka One UI 8.0.

Menyusul Jejak Google Gemini dan Honor

7 HP Samsung Turun Harga Akhir 2025, Fitur Makin Lengkap, Performa Tetap Kencang

Laporan ini beredar tak lama setelah Google memamerkan kekuatan AI generatifnya lewat Gemini, yang kini menjadi asisten default di ponsel Galaxy.

Kolaborasi antara Samsung dan Google membuka peluang integrasi teknologi image-to-video berbasis Gemini ke dalam Galaxy AI.

Namun, di tengah ekspektasi tinggi terhadap Samsung, pesaingnya justru bergerak lebih cepat.

Seri Honor 400 disebut-sebut akan menjadi ponsel pertama yang memiliki fitur serupa.

Honor memanfaatkan kecerdasan buatan milik Google untuk menyulap gambar jadi video, bahkan memberikan akses gratis selama dua bulan pertama, sebelum beralih ke sistem berlangganan.

Siap-siap Nabung, Tecno Camon 50 Lolos TKDN, Bawa Baterai ‘Monster’ 6.500 mAh, Harga Cuma 2 Jutaan?

Fitur Gratis atau Berbayar?

Meski belum jelas apakah Samsung akan menawarkan fitur ini secara cuma-cuma, spekulasi beredar bahwa layanan image to video bakal menjadi fitur premium berbayar.

Model monetisasi ini mirip dengan tren aplikasi AI lain yang menawarkan masa percobaan gratis sebelum mengenakan biaya langganan.

Jika Samsung mengikuti pola serupa, pengguna kemungkinan harus membayar untuk menggunakan fitur canggih ini secara penuh setelah periode gratis berakhir.

Spekulasi Mengarah ke One UI 8.0

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Samsung terkait nama resmi atau tanggal peluncuran fitur AI ini.

Namun, banyak pihak menduga fitur image to video akan menjadi bagian dari peluncuran One UI 8.0, antarmuka terbaru yang dijadwalkan rilis pada paruh akhir 2025.

Dengan kehadiran fitur ini, Samsung berharap Galaxy AI dapat bersaing lebih agresif di pasar teknologi generatif, bersanding dengan fitur-fitur canggih dari Apple, Google, dan produsen asal Tiongkok.

Transformasi AI di Dunia Mobile

Tren image to video mencerminkan arah baru dalam pemanfaatan AI di sektor mobile.

Teknologi ini memungkinkan pengguna membuat konten visual dinamis hanya dari satu gambar.

Ini membuka peluang baru bagi para kreator konten, pengguna media sosial, bahkan pelaku bisnis digital yang ingin membuat materi promosi instan.

Samsung tampaknya tak ingin tertinggal dalam perlombaan ini. Dengan memanfaatkan ekosistem Galaxy dan kolaborasi erat dengan Google, Galaxy AI berpotensi menjadi salah satu platform AI paling kuat di pasar.***

× Advertisement
× Advertisement