Fitur Gratis atau Berbayar?
Meski belum jelas apakah Samsung akan menawarkan fitur ini secara cuma-cuma, spekulasi beredar bahwa layanan image to video bakal menjadi fitur premium berbayar.
Model monetisasi ini mirip dengan tren aplikasi AI lain yang menawarkan masa percobaan gratis sebelum mengenakan biaya langganan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Jika Samsung mengikuti pola serupa, pengguna kemungkinan harus membayar untuk menggunakan fitur canggih ini secara penuh setelah periode gratis berakhir.
Spekulasi Mengarah ke One UI 8.0
Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Samsung terkait nama resmi atau tanggal peluncuran fitur AI ini.
Namun, banyak pihak menduga fitur image to video akan menjadi bagian dari peluncuran One UI 8.0, antarmuka terbaru yang dijadwalkan rilis pada paruh akhir 2025.
Dengan kehadiran fitur ini, Samsung berharap Galaxy AI dapat bersaing lebih agresif di pasar teknologi generatif, bersanding dengan fitur-fitur canggih dari Apple, Google, dan produsen asal Tiongkok.
Transformasi AI di Dunia Mobile
Tren image to video mencerminkan arah baru dalam pemanfaatan AI di sektor mobile.
Teknologi ini memungkinkan pengguna membuat konten visual dinamis hanya dari satu gambar.
Ini membuka peluang baru bagi para kreator konten, pengguna media sosial, bahkan pelaku bisnis digital yang ingin membuat materi promosi instan.
Samsung tampaknya tak ingin tertinggal dalam perlombaan ini. Dengan memanfaatkan ekosistem Galaxy dan kolaborasi erat dengan Google, Galaxy AI berpotensi menjadi salah satu platform AI paling kuat di pasar.***
Halaman : 1 2

















