Pemerintah daerah juga memperkuat strategi Active Case Finding atau ACF Rontgen. Program ini dilakukan dengan metode jemput bola menggunakan fasilitas rontgen bergerak untuk mendatangi kelompok masyarakat berisiko tinggi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi tersebut dianggap efektif untuk menemukan kasus TBC lebih cepat, khususnya di kawasan padat penduduk yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi. Dengan deteksi dini, tenaga kesehatan dapat segera memberikan penanganan kepada pasien sebelum kondisi semakin parah.
TBC hingga kini masih menjadi salah satu persoalan kesehatan serius di Indonesia. Penyakit yang menyerang paru-paru itu dapat menular melalui percikan droplet saat penderita batuk maupun bersin.
Karena itu, pemerintah pusat dan daerah terus mendorong peningkatan skrining, edukasi masyarakat, serta kepatuhan pengobatan sebagai langkah utama menuju eliminasi TBC nasional.
Keberhasilan Kota Tangerang menembus angka skrining 51 persen hanya dalam waktu empat bulan menjadi sinyal positif bahwa percepatan pengendalian TBC mulai menunjukkan hasil nyata. Pemerintah berharap kolaborasi tenaga kesehatan, perangkat wilayah, dan masyarakat terus diperkuat agar target eliminasi TBC tahun 2030 dapat tercapai.***
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















