Akibat serangan tersebut, Irwan mengalami sejumlah luka. Ia menderita lecet di punggung yang diduga akibat sabetan senjata tajam. Selain itu, terdapat luka lecet pada tangan dan kedua kaki. Korban juga mengeluhkan nyeri di sekujur tubuh akibat pukulan bertubi-tubi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak kepolisian kini tengah menangani kasus tersebut. Dugaan sementara, insiden ini mengarah pada tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Menanggapi kejadian ini, Ketua GP Ansor Kota Serang, Muhamad Rijal, mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak. Ia meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami meminta aparat segera bertindak cepat. Pelaku harus ditangkap agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata Rijal pada Kamis, 30 April 2026.
Rijal juga menyoroti maraknya aksi kekerasan yang melibatkan kelompok remaja, yang kerap dikaitkan dengan fenomena gangster. Ia menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret untuk menekan potensi kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan kriminal.
“Pemerintah kota harus hadir. Perlu ada kebijakan yang mengatur dan menekan kenakalan remaja agar tidak berkembang menjadi tindakan kriminal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rijal menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan hukum kepada korban. Ia menyebut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor siap mengawal proses hukum hingga tuntas.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















