Ia menambahkan, Fakultas Dakwah UIN Banten berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada pengembangan akademik, tetapi juga penguatan nilai sosial dan kemanusiaan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung belajar bahasa isyarat dari instruktur penyandang disabilitas. Pengalaman itu dinilai mampu membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi inklusif dalam kehidupan sosial maupun dakwah keagamaan.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari peserta. Banyak mahasiswa mengaku memperoleh perspektif baru tentang pentingnya membangun dakwah yang lebih ramah terhadap kelompok disabilitas.
Pelatihan Dakwah Inklusif tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan dakwah di UIN Banten. Kampus ingin melahirkan generasi dai yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati tinggi dan kepedulian sosial yang kuat.
Melalui kolaborasi bersama FKIP Untirta, program dakwah inklusif diharapkan terus berkembang dan mampu mencetak dai yang mampu menjadi jembatan komunikasi bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan kondisi fisik maupun sosial.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















