Upaya Pemkot Tangerang Perangi Tuberkulosis, Sediakan Skrining Mandiri Gratis dan Mudah

Kilas Banten
9 Jan 2025 14:37
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, melalui Dinas Kesehatan, intensif menekan penyebaran kasus tuberkulosis (TB) di wilayahnya.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menyediakan layanan skrining mandiri yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa masyarakat bisa melakukan skrining mandiri melalui laman ranseltbc.tangerangkota.go.id.

Layanan ini bertujuan mendeteksi lebih dini kasus TB di tengah masyarakat.

“Masyarakat cukup mengisi formulir berisi sejumlah pertanyaan terkait kondisi kesehatan. Setelah itu, sistem akan memberikan hasil skrining. Jika hasil menunjukkan ‘terduga TB’, kami akan mengarahkan mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut,” ujar dr. Dini, Kamis 9 Januari 2025.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala TB. Salah satu gejala utama TB adalah batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar pengobatan bisa dilakukan dengan cepat dan mencegah penularan ke anggota keluarga lainnya.

“Kami minta warga yang merasakan gejala segera mendatangi fasilitas kesehatan. Selain itu, ajak anggota keluarga untuk ikut melakukan skrining. Dengan begitu, potensi penularan bisa ditekan,” tambahnya.

Selain skrining, dr. Dini menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah TB. Ia mengingatkan masyarakat agar rutin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, dan rajin berolahraga.

“Kesehatan itu investasi penting. Terus jaga kebersihan, makan makanan bergizi seimbang, dan rutin olahraga. Dengan upaya bersama, semoga angka kasus TB di Kota Tangerang terus menurun,” harapnya.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkot Tangerang dalam memerangi TB. Skrining mandiri berbasis online memungkinkan masyarakat lebih mudah memeriksakan diri tanpa harus langsung ke fasilitas kesehatan.

Sistem ini juga mempercepat pendataan kasus terduga TB yang selanjutnya bisa ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan.

Pemkot Tangerang terus menggencarkan sosialisasi mengenai bahaya TB dan pentingnya deteksi dini. Kampanye dilakukan secara rutin di berbagai wilayah, mulai dari sekolah, lingkungan RT/RW, hingga tempat kerja.

Untuk melakukan skrining mandiri, warga hanya perlu:

1. Akses laman ranseltbc.tangerangkota.go.id.
2. Isi formulir sesuai kondisi kesehatan.
3. Tunggu hasil skrining.
4. Jika hasil menunjukkan terduga TB, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan sistem ini, warga bisa lebih waspada terhadap kondisi kesehatan mereka dan membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran TB.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *